Mahasiswa Fakultas Hukum UPGRIS Perkuat Kompetensi Praktik Hukum Melalui Magang Industri

>> Berita Highlight >> Mahasiswa Fakultas Hukum UPGRIS Perkuat Kompetensi Praktik Hukum Melalui Magang Industri

Semarang – Program Magang Industri menjadi kesempatan bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan hukum melalui pengalaman langsung di lingkungan profesional. Rangkaian kegiatan magang yang dilaksanakan sejak Juli hingga Agustus 2026 memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami etika profesi, menyusun dokumen hukum, melakukan praktik kepengacaraan, hingga mengamati proses persidangan secara langsung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembekalan Magang Industri oleh pihak Universitas pada 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebelum terjun ke lingkungan mitra magang. Pembekalan memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan kegiatan magang serta pentingnya sikap disiplin dan tanggung jawab selama menjalankan kegiatan di lingkungan kerja.

Selanjutnya, pada 26 Juli 2026, mahasiswa mengikuti orientasi dan mendapatkan penjelasan mengenai pelaksanaan magang dari pembimbing pada mitra magang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja sekaligus memahami tugas, tanggung jawab, serta tata tertib yang perlu diperhatikan selama mengikuti program magang.

Tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, kegiatan magang juga memberikan perhatian terhadap pembentukan sikap profesional. Pada 3 Agustus 2026, mahasiswa mempelajari tujuan dan manfaat etika serta tanggung jawab profesi dalam kehidupan bermasyarakat yang sesuai dengan ketentuan hukum. Materi tersebut memberikan pemahaman bahwa profesi hukum tidak hanya menuntut penguasaan terhadap peraturan perundang-undangan, tetapi juga membutuhkan integritas, tanggung jawab, dan etika dalam menjalankan profesi.

Pengalaman praktik kemudian dilanjutkan melalui kegiatan analisis kasus dan penyusunan contoh surat kuasa pada 15 Agustus 2026. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menganalisis suatu permasalahan hukum sekaligus menuangkan hasil analisis tersebut dalam bentuk dokumen hukum. Hasil pekerjaan kemudian dipresentasikan pada 16 Agustus 2026. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan kemampuan analisis, penyusunan dokumen, serta kemampuan menyampaikan argumentasi hukum secara sistematis.

Pada 22 Agustus 2026, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai surat gugatan di Kampus UPGRIS. Pembelajaran ini memberikan pemahaman mengenai penyusunan surat gugatan sebagai salah satu dokumen penting dalam proses penyelesaian perkara melalui jalur litigasi.

Pada hari yang sama, mahasiswa juga memperoleh pengalaman melalui praktik kepengacaraan di Kantor Advokat & Legal Consultant Wahyu Widodo & Partners. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat lebih dekat aktivitas profesional di bidang hukum serta memahami bagaimana pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan diterapkan dalam praktik kepengacaraan.

Pengalaman mahasiswa semakin diperluas melalui kegiatan menyaksikan persidangan secara langsung di Pengadilan Negeri Semarang pada 28 Agustus 2026. Dengan mengikuti proses persidangan secara langsung, mahasiswa dapat mengamati tahapan persidangan, tata cara beracara, serta peran para pihak yang terlibat dalam proses peradilan. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang penting karena mahasiswa dapat menghubungkan materi yang dipelajari secara akademik dengan praktik hukum di ruang sidang.

Sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran, mahasiswa kemudian mempresentasikan tugas penyusunan surat gugatan pada 30 Agustus 2026. Presentasi menjadi sarana untuk menguji pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan sekaligus melatih kemampuan menyampaikan hasil pekerjaan secara terstruktur dan bertanggung jawab.

Rangkaian Magang Industri tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran hukum tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Melalui perpaduan antara pembekalan, analisis kasus, penyusunan dokumen hukum, praktik kepengacaraan, dan pengamatan persidangan, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami secara lebih nyata bagaimana ilmu hukum diterapkan dalam dunia profesional.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman yang memperkuat kesiapan mahasiswa Fakultas Hukum UPGRIS dalam menghadapi dunia kerja. Selain meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan praktis, kegiatan magang juga menjadi bagian dari proses pembentukan calon sarjana hukum yang memiliki kemampuan profesional, bertanggung jawab, serta memahami pentingnya etika dalam menjalankan profesi hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Raker & UPGRADING Hima Hukum

Langkah awal yang baik dimulai dari perencanaan yang matang. Melalui kegiatan Rapat Kerja & Upgrading,…

Gender Discourse HIMA Hukum

Perubahan besar selalu dimulai dari keberanian untuk berdiskusi. 💬✨ Melalui Gender Discourse dengan tema "Penguatan…